Hai pemuda, yang
katanya usianya sudah 20 tahun ke atas. Apa yang sudah dilakukan?
Atau apa yang akan
dilakukan?
Menjadi pemuda
atau dewasa itu menyenangkan. Iya. Karena diusia muda Allah beri banyak
kelebihan. Kelebihan dalam cara berpikir, cara bertindak dan fisik.
Lalu, apakah
hidupmu biasa-biasa saja? Atau lebih sibuk menyakiti diri dan oranglain?
Ah, rugi hidupmu.
Usia 20 ke atas
apalagi, harus semakin produktif dalam hidup. Menghasilkan karya yang
membanggakan diri.
Yang jelas,
lampaui diri sendiri. Jadi diri sendiri. Bukan menjadi orang lain.
Yang sulit adalah
menjadi lebih baik dari diri sebelumnya. Bukan menjadi orang lain bahkan
mengikuti jejak hidup orang lain.
Loh, kenapa? Iya,
karena itu sangat sulit.
Temukan jati diri.
Boleh saja menjadikan pengalaman atau cara orang lain untuk sukses sebagai
gambaran diri kita.
Tapi jalan yang
ditempuh tentu tidak bisa sama.
Mulai dari minat
dan bakat saja tentu berbeda.
Yang harus
disamakan adalah semangat berjuang dan tak pernah putus asa.
Gagal itu pasti,
tapi yang terpenting adalah bangkit dan mencoba lagi dari gagal yang pernah
dialami.
Sukses itu setiap
orang punya definisi.
Baginya sukses
adalah menjadi dokter dan punya rumah.
Bagiku sukses
adalah saat aku mampu melampaui keterbatasanku.
Bagimu? Mungkin
sukses adalah membahagiakan orangtua? Boleh, tapi itu belum spesifik. Karena
bahagia orangtua adalah melihat anaknya bahagia.
Jadi, pada intinya
jadikan masa muda sebagai masa dimana perjuanganmu, kerja kerasmu dan segala
ikhtiarmu bermanfaat.
Bagaimana caranya?
Ada beberapa cara
dalam mengisi masa muda:
1.
Buat
visi misi hidup dan target hidup ke depan
Penting
loh visi misi itu. Kalaupun sulit membuatnya, bisa buat targetan hidup jangka
pendek (misalnya 1 tahun) dan jangka panjang.
Kalau
hidupmu tanpa target, maka kamu akan menjalani hidup mengalir begitu saja.
Tidak ada tujuan yang akan dicapai. Tujuan itu penting walau itu kecil dan
sederhana.
Nih,
saya beri contoh. Target 6 bulan saya adalah bisa membeli tas atau kerudung
baru.
Sederhana
kan? Tapi itu target.
Berupa
non materi juga harus. Misalnya. Target 1 bulan 1 buku yang harus tamat dibaca.
Nah,
sekarang coba deh membuat targetan dalam hidupmu. Buat dari yang sederhana dan
besar kemungkinan utk tercapai sampai yg menurutmu sulit namun bisa dicapai.
2.
Apresiasi
dan beri hukuman
Apresiasi
atau penghargaan itu penting, kepada diri sendiripun penting.
Karena
tubuhmu juga meminta haknya. Maka jangan selalu dzolim pada diri sendiri.
Beri
penghargaan kepada diri jika diri kita mampu mencapai target yang kita buat.
Misalnya,
ketika 1 bulan bisa selesai membaca 1 buku, maka berilah apresiasi. Sederhana
juga ga jadi masalah. Misalnya membeli eskrim, nonton drama korea, nonton di
bioskop, jalan jalan misalnya. Banyak hal.
Selain
itu ada juga hukuman. Hukuman ringan saja tapi bermanfaat. Misalnya jika tidk
bisa mencapai target maka harus berpuasa sunnah, atau menyedikitkan jajan atau
lainnya.
3.
Ikuti
kegiatan yang bermanfaat
Misalnya
kegiatan pengabdian di sekitar rumah. Mengajar mangaji, ikut gotong royong,
atau apapun itu. Kegiatan pengembangan diri juga perlu. Misalnya ikut
lomba-lomba kepenulisan atau pelatihan.
Jadi,
hidupmu ga melulu main hp chating dan modusin orang lain. Menurutku, orang yg
sering chatan dg orang lain yg tidak ada manfaatnya atau kepentingan target itu
orang yg menganggur. Karena orang yg sibuk pasti hpnya juga sibuk utk membantu
pencapaian target.
Jadi,
jangan habiskan kuota/pulsamu untuk modusin cewe/cowo yang bisa jadi menghambat
pencapaian tujuan hidupmu.
Ayolah,
ikuti dan lakukan kegiatan yang bermanfaat. Sayangkan sama orangtua? Mau hidup
kamu melulu minta uang ke orangtua? Mau hidupmu cuma bikin nangis orangtua? Mau
hidupmu ga bermanfaat?
Rugi
dunia akhirat.
4.
Banyak
belajar dan membaca
Belajar
itu bisa dimanapun dan kapanpun. Belajar tidak sebatas sekat kelas. Taoi
belajarlah dari hidup karena hidup tidak pernah memberikan pelajaran sia-sia.
Bagaimana
kamu menanggapi suatu hidup maka itulah hidupmu.
Jika
hidupmu dipenuhi kebenciaan, kenegatifan, maka seperti itulah hidupmu.
Allah
akan memberikan seperti apa yang kau sangkakan.
Jadi
udah ya, medsosnya jangan buat mengujar kebencian. Gausah buat nyinyir orang.
Punya Allah kan buat curhat? Punya temen juga? Nah jangan sampai masalah bahkan
aib hidupmu diketahui orang lain gara gara tulisanmu di status.
Sibuk
banget buka aib huhu.
Membaca
adalah jendela dunia. Memang benar. Orang sukses itu salah satunya karena
banyak membaca. Bahkan pak soekarno saat dipenjara tidak pernah lepas dari membaca.
Kau
akan lebih banyak wawasan jika banyak membaca. Dan hasil bacaanmu akan
mempengaruhi pikiran dan tindak tandukmu.
So,
mari banyak membaca. Jangan banyakin baca captions :D
5.
Untuk selebihnya bisa
lihat orang di sekitar kita. Bagaimana keadaannya, bagaimana pendidikannya,
kehidupan sosialnya, ekonomi, budaya bahkan politiknya.
Bagi
yang kuliah atau belajar di tempat orang. Jangan lupa dengan tanah air dan
tanah kelahiran. Ayo mimpikan untuk memajukan daerah sendiri. Karena kalau
bukan anak desa sendiri, siapa yang mau peduli?
ditulis oleh : Fitpebriani
ditulis oleh : Fitpebriani
Emoticon