Hampir 10 tahun ini aku mencari kebaradaan dia dimana dan bagaimana kabarnya?, aku selalu berusaha mencari tau seperti apa dia sekarang, apakah masih hidup atau tidak, jika memang sudah tidak ada didunia ini lagi aku hanya ingin tau, tolong tunjukan dimana keberadaan keluarganya , aku ingin melihat makamnya untuk terakhir kali,
aku sudah lama menyendiri, tanpa peduli sekian laki - laki yang coba merubah perasaanku tapi hasilnya tetap saja sama,
kenangan 8 tahun silam saat pertama dia mengungkapkan perasaanya, saat itu kita masih kelas 3 SD, mungkin terlihat aneh seumuran kita sudah merasakan layaknya orang dewasa, tapi entahlah perasaan itu datang dengan sendirinya bahkan sampai saaat ini aku masih menjaganya, terlebih lagi cara dia mengungkapkan perasaanya yang membuatku terkesan sampai saat ini pun suli untuk dilupakan,
di era teknologi ini tidak sulit untuk mencari keberadaan seseorang apalagi banyaknya media sosial yang sudah sangat familiar digunakan masyarakat dunia, sampai akhirnya aku menemukan akun media sosialnya. pada saat itu tengah malam aku mulai meminta pertemanan denganya, sungguh perasaan yang sanagat bahagia, aku terharu, sekarang aku mendapatkan kabarnya, aku melihat lagi wajahnya meski hanya dari sebingkai poto profil yang terpampang di akun media sosialnya,
tapi kebahagian yang aku rasa tidak begitu lama bahkan hanya untuk sekian menit, saat aku melihat beberapa foto lainya, aku juga melihat ada foto perempuan yang tidak aku kenali, satu satunya yang terpikirkan adalah bahwa dia sudah memiliki perempuan lain di kota rantau saaat ini.
apa aku cukup bodoh? sampai sekian lama menunggu kelanjutan cerita yang dia buat. dan akhirnya sekarang cerita itu diakhiri seperti ini tanpa adanya penjelasan sebelum dia pergi.
rasa penasaran dan marah mendorongku memulai obrolan untuk yang pertama kalinya dengan dia
aku ingin memastikan siapa sebenarnya perempuan yang ada di akun media sosialnya, dan aku ingin memastikan juga jika yang menjawab bukanlah perempuan yang difoto itu karena aku tidak mau perempuan itu tau kalau aku adalah pacarnya atau mungkin bisa dibilang sebagai mantanya,
2 tahun berlalu dengan kebaran dan rasa sakit yang aku pendam akhirnya aku menunjukan siapa diri ku yang sebenarnya
tepat 12 april 2016 kehidupanku mulai retak, bahkan bisa dibilang sangat hancur, aku tidak memperdulikan lagi tentang diriku, bahkan sampai kehilangan pekerjaanku. karena aku baru mengetahui semuanya tentang hubungan mereka,
yang tersisa pada saat ini hanyalah rasa sakit hati dan kebencian bahkan sampai untuk keluarganya dan orang-orang terdekatnya.
begitulah cinta, Saat sesorang mengenal cinta tidak peduli siapapun dia, akhirnya dia juga akan mencoba menerima kebencian.
Emoticon